Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Varietas
phsl
bankpadi
negara
upbs
pustaka111
katam

Kalender Kegiatan

Berita
Undangan Workshop Penyusunan Laporan Keuangan PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Gohan O.M.   
Rabu, 16 Januari 2013 21:21

BPTP Lampung sebagai Sekretariat  UAPPA/B-W Provinsi Lampung  akan mengadakan Workshop Penyusunan Laporan Keuangan Tingkat Satker dan Wilayah Semester II Tahun 2012.

Workshop Penyusunan Laporan Keuangan Semester II Tahun 2012 UAPPA/B-W lingkup Kementerian Pertanian Provinsi Lampung akan diikuti Operator SAK dan SIMAK BMN pada Tanggal : 21-24 Januari 2013.

Workshop akan dilaksanakan di  Hotel Nusantara JI. Soekarno-Hatta No. 50 By Pass, Bandar Lampung dengan tema “Bekerja sama, Bersinergi Menuju Terwujudnya Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)”

Workshop ini akan diikuti 57 Satker UAPPA/B-W lingkup Kementerian Pertanian Provinsi Lampung. Undangan, daftar satker, biodata peserta, dokumen yang diperlukan, jadwal pelaksanaan, dll., dapat dilihat selengkapnya pada lampiran berikut.  daftar lampiran

LAST_UPDATED2
 
Wali Kota Metro Panen di Lokasi M-KRPL Kota Metro PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Gohan O.M.   
Sabtu, 12 Januari 2013 21:49

Walikota Metro Panen Di Lokasi M-KRPL MetroWali Kota Metro, Lukman Hakim beserta ibu ketua penggerak PKK Kota Metro melakukan panen tanaman sayuran di lokasi Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL) di kelurahan Tejosari-Metro Timur, Kota Metro.  Kehadiran Walikota Metro ke Lokasi M-KRPL disambut hangat dengan parade Drumband SDN 8 Tejosari.  Beberapa Sayuran yang dipanen antara lain timun, terong, bayam dan selada.

Bapak Walikota Metro juga melakukan kunjungan lapang dengan melihat kebun bibit desa (KBD) dan pertanaman warga di Jalan Madukoro.  Dalam sambutannya,  Walikota Metro menyambut baik atas dukungan dan kerjasama yang baik selama ini antara BPTP Lampung dengan Kantor Ketahanan Pangan (KKP) dan kelompok binaan M-KRPL di Kelurahan Tejosari.

Beberapa kali dalam berbagai kesempatan bapak walikota meminta masyarakat untuk memanfaatkan setiap jengkal tanah, dan dalam kegiatan M-KRPL ini terbukti masyarakat dapat memanfaatkan setiap jengkal lahan di pekarangan rumahnya ujar Wali Kota Metro.  Kegiatan M-KRPL ini merupakan sesuatu yang tepat dalam memotivasi masyarakat untuk menyediakan bahan pangan keluarga dengan memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal.

Pada kesempatan tersebut Bapak Kepala Balai Pengkalian Teknologi Pertanian (BPTP) Lampung menyampaikan sambutannya tentang pemanfaatan lahan pekarangan sebagai penyedia pangan keluarga sehingga gizi keluarga dapat ditingkatkan.  Kegiatan ini juga dapat menghemat pengeluaran keluarga dan menambah pendapatan rumah tangga.

Hasil kajian di Kelurahan Tejosari Kota Metro dengan memanfaatkan lahan pekarangan dapat menghemat pengeluaran rumah tangga sebesar Rp. 6.000 – 20.000 per hari. Kegiatan MKRPL merupakan kegiatan dalam rangka menyediakan pangan keluarga yang berasal dari rumah tangga sendiri dengan memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal.  Pemanfaatan lahan pekarangan ini dapat menghemat pengeluaran serta menambah pendapatan rumah tangga, ungkap Dr. Ir. Joko Susilo Utomo, MP.

Beberapa kegiatan pembinaan yang sudah dilakukan tim M-KRPL Metro yaitu pelatihan teknologi seperti pembuatan kompos, penyiapan media tanam, budidaya tanaman sayuran, dan perbenihan. Baru-baru ini juga dilakukan pelatihan penganekaragaman pangan melalui diversifikasi produk olahan, seperti pembuatan nasi goreng pisang, manisan pepaya, getuk goreng dan jely pepaya.

Pada acara tersebut dilakukan juga dialog interaktif dengan nara sumber Bapak Walikota Metro,  Bapak Kepala BPTP Lampung beserta Koordinator Wilayah MKRPL Kota Metro, dan Bapak Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kota Metro. Berbagai masukan dari masyarakat seperti kekurangan air pada musim kemarau, yang menyebabkan masyarakat kesulitan menanam tanaman di lokasi M-KRPL, ditanggapi oleh Bapak Wali Kota dalam bentuk rencana pembuatan sumur bor dan penyediaan benih sayuran.

LAST_UPDATED2
 
Bupati Pringsewu Apresiasi M-KRPL di Desa Pujiharjo PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Gohan O.M.   
Kamis, 20 Desember 2012 22:05

Bupati Pringsewu mengunjungi M-KRPL LampungBupati Pringsewu KH. Sujadi Sadda menyambut baik dan memberi apresiasi terhadap program M-KRPL di Desa Pujiharjo. Pekarangan rumah yang dulunya kosong ditumbuhi rerumputan sekarang telah rapih dipenuhi oleh tanaman sayuran, ujar beliau pada acara Temu Lapang Model Kawasan Rumah Pangan Lestari  di Desa Pujiharjo Kecamatan Pagelaran  Kabupaten Pringsewu.

Kepala BPTP Lampung yang diwakili Dr. Ir. Bariot Hafif, M.Si mengatakan, Respon dan animo masyarakat Pujiharjo untuk mengimplementasikan dan mengembangkan Model Kawasan Rumah Pangan Lestari sangat tinggi sekali dan perlu diajukan jempol.

Terbukti sejak program ini mulai diisosialisasikan pada bulan Maret 2012, dan semula membina 40 KK, pada saat ini lebih dari 70% masyarakat setempat (200 KK) sudah mengimplemtasikan atau melaksanakan M-KRPL dengan mengoptimalisasi lahan pekarangan dengan berbagai macam sayuran, toga, tanaman pangan, kolam ikan,dsb.

Disamping itu masyarakat yang telah melaksanakan M-KRPL telah merasakan dampak yang positif, diantaranya peningkatan konsumsi sayur-sayuran, keragaman pangan, dan menghemat pengeluaran rumah tangga. Dari hasil analisis kami, rata-rata belanja rumah tangga dapat dihemat sekitar Rp. 150.000 / bulan.

Beberapa hal yang sudah dilakukan oleh Tim M-KRPL BPTP Lampung seiring dengan kegiatan ini adalah pembinaan melalui pelatihan-pelatihan teknologi seperti, pembuatan kompos, penyiapan media tanam,  budidaya tanaman sayuran, perbenihan dll, dan baru-baru ini dilakukan pelatihan dalam usaha penganekaragaman pangan  melalui diversifikasi produk olahan seperti pembuatan abon dari lele dan keripik pisang aneka rasa.  Diharapkan ini dapat berkembang menjadi usaha-usaha kecil yang dilakukan secara berkelompok maupun perorangan.

Pada Tahun 2013, M-KRPL akan diimplementasikan di 2 Desa lain di Kabupaten Pringsewu, selain juga penguatan Kebun Bibit Desa (KBD) di desa Pujiharjo. Untuk itu perlu dukungan dan koordinasi dengan Pemda setempat, dinas-dinas terkait seperti Dinas Pertanian, Badan Ketahanan Pangan, BP4K dan dinas lainnya untuk bersama-sama mendukung suksesnya  program M-KRPL.

BPTP Lampung siap untuk melakukan pendampingan KRPL apabila diperlukan, seperti yang sudah dilaksanakan tahun ini dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Tim Pembina PKK Kabupaten Pringsewu.  Diharapkan ke depan kerjasama ini tetap terjalin dengan harmonis.

LAST_UPDATED2
 
Sukseskan M-KRPL 2013, BPTP Lampung Gelar Workshop Perencanaan PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Gohan O.M.   
Rabu, 19 Desember 2012 23:12

Balai Pengakajian Teknologi Pertanian (BPTP) Lampung menyelenggarakan Workshop Perencanaan Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL) Tahun 2013 di Provinsi Lampung.  Acara diikuti oleh BKP prov Lampung, Dinas Pertanian Prov. Lampung ,serta BKP, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Dinas Perikanan, dan Dinas terkait dari seluruh kabupaten/kota di provinsi lampung di Aula BPTP Lampung kemaren (18/12).

M-KRPL merupakan program Kementerian Pertanian dalam penyediaan pangan keluarga yang bertujuan untuk meningkatkan nilai gizi keluarga dengan indikator nilai PPH masyarakat dan pendapatan keluarga.  Pada tahun 2012 pemerintah menetapkan target PPH sebesar 93,3%.

Kepala BPTP Lampung Dr. Ir. Joko Susilo Utomo, MP mengatakan, kegiatan M-KRPL (BPTP Lampung) yang dapat disinergikan dengan kegiatan penganekaragaman konsumsi pangan (Badan Ketahan Pangan (BKP) Provinsi Lampung) diantaranya adalah optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan yang merupakan bagian dari kegiatan P2KP, pengembangan pangan pokok lokal dan analisa konsumsi pangan di wilayah P2KP yang diindikasikan dengan pola pangan harapan (PPH).

Tahun 2013, Kegiatan M-KRPL (BPTP Lampung) akan disinergikan dengan kegiatan penganekaragaman konsumsi pangan (BKP Provinsi Lampung) di 14 kabupaten/kota. kegiatan M-KRPL juga bersinergi dengan stakeholders lainnya seperti SIKIB, Biro Pemberdayaan Perempuan Provinsi Lampung, dan PP Salimah (Organisasi Muslimah).

Perwakilan Kepala BKP Prov. Lampung menyampaikan bahwa dalam rangka pengembangan konsumsi pangan pokok lokal, di Provinsi Lampung telah diproduksi beras tiwul  yang populer dengan nama “Beras Siger”.

Produksi dilakukan oleh kelompok wanita tani di dua lokasi yaitu di Perumahan Pinang Jaya, Kec, Kemiling Kota Bandar Lampung dan Desa Pancasila Kec. Natar Lampung Selatan.

Harga beras siger ini akan diupayakan stabil dengan bantuan peralatan dari anggaran BKP Provinsi Lampung dengan sasaran masyarakat menengah ke atas dan penderita diabetes atau konsumsi pasien di rumah sakit, ujar beliau.

Kendala dalam pelaksanaan M-KRPL di lapangan adalah gangguan ayam.  Teknologi pemeliharaan ternak unggas intensif/semi berbasis perkarangan diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan keluarga sehingga menjadikan ternak ayam unggas bukan sebagai pengganggu kegiatan M-KRPL tetapi sebagai sumber pendapatan dan sumber gizi keluarga.

Koordinator M-KRPL Provinsi Lampung Ir. Alvi Yani, M.Si mengatakan kedepan koordinasi  di tingkat kabupaten melalui korwil M-KRPL di masing-masing kabupaten/kota akan lebih ditingkatkan untuk mensukseskan M-KRPL pada tahun mendatang.

 

LAST_UPDATED2
 
Staf Khusus Mentan Dan Pimpinan Banggar DPR RI Mengunjungi M-KRPL Kampung Untoro PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Fauziah Y.A.   
Minggu, 16 Desember 2012 13:39

Kunjungan Staf Khusus Mentan dan Agota DPR  ke Lokasi M-KRPL LamtengSehubungan dengan diselenggarakannya sarasehan PPNSI di Lampung Tengah pada hari Sabtu tanggal 8 Desember 2012, staf khusus Menteri Pertanian bidang Efisiensi Pembangunan Pertanian Dr. Hasim DEA dan Anggota komisi IV DPR RI yang juga pimpinan badan anggaran DPR RI Drs. Tamsil Linrung berkesempatan mengunjungi  Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL) di Kampung Untoro, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah. Kunjungan tersebut disambut antusiasme warga, khususnya kaum ibu. Kampung Untoro, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah merupakan salah satu lokasi M-KRPL yang dibina oleh BPTP Lampung.

Mengusung konsep pertanian organik di lahan pekarangan sangat luas di pedesaan, M-KRPL Kampung Untoro ini dikembangkan berbagai tanaman sayuran yang bernilai jual tinggi dan mampu beradaptasi dengan baik pada kondisi lingkungan kampung untoro dengan beberapa model budidaya yaitu vertikultur, pot model gantung, polybag dan bedengan. Selain itu juga menggabungkan budidaya ikan dan sayuran dalam upaya menghemat air terutama di musim kemarau.

Keberhasilan warga Kampung Untoro, khususnya warga dusun 3 yang tergabung dalam kelompoktani Sekar Mewangi dalam mengelola lahan pekarangan tidak terlepas dari dukungan semua pihak. Untuk tetap mempertahankan konsep lestari dan berkelanjutan, KBD membuat aturan dalam rangka pengembangan usaha antara lain jumlah kontribusi anggota untuk mendapatkan bibit/benih dari KBD. mengembangkannya, dana diperoleh dari swadaya warga.

Staf khusus Mentan dan pimpinan badan anggaran DPR RI meninjau Kebun Bibit Desa (KBD) yang berfungsi sebagai pusat pembibitan dan perbenihan tanaman sayuran. Staf khusus Mentan sangat mengapresiasi semua yang telah dilakukan warga dalam mengembangkan M-KRPL khususnya dalam menciptakan kawasan pertanian organik yang selain meningkatkan gizi dan kesehatan keluarga juga mampu menambah pendapatan keluarga melalui pemasaran sayuran organik dan mampu berkelanjutan, mengingat pada saat dikunjungi warga telah melakukan pertanaman 3 (tiga) kali dan mampu mempertahankan pertanaman walau kemarau panjang dengan memanfaatkan kolam ikan lele sebagai sumber air dan pemilihan jenis sayuran yang tahan kekeringan (tidak membutuhkan air terlalu banyak). Kedepan Staf khusus Mentan mengharapkan kondisi ini tetap dipertahankan walaupun sudah tidak ada pembinaan dan mampu dikembangkan di daerah lain.

LAST_UPDATED2
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com