Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
bankpadi
negara
phsl
upbs
pustaka111
katam
e-Produk

Kalender Kegiatan

Berita
PEMBUKAAN KONSOLIDASI LAPORAN KEUANGAN KEMENTAN DI PROVINSI LAMPUNG PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Gohan, O.M.   
Jumat, 17 Januari 2014 18:01

pembukaan konsolidasi uappa bw lampungDalam rangka meningkatkan kualitas laporan keuangan Kementerian Pertanian Tahun 2013 dari opini “Wajar Dengan Pengecualian (WDP)” menjadi “Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)” dan sesuai dengan kontrak kerja antara Menteri Pertanian RI dengan Presiden RI, bahwa Kementerian Pertanian harus mendapat opini WTP dari BPK-RI atas Laporan Keuangan Tahun 2013.

BPTP Lampung Sebagai Kepala Sekretariat UAPPA/B-W Provinsi Lampung melakukan Konsolidasi Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian Pertanian. Acara ini diikuti oleh 44 Satker Lingkup Kementerian Pertanian di Provinsi Lampung.

Acara dibuka oleh Wakil Gubernur Lampung Ir. Joko Umar Said, MM. Beliau meyambut baik konsolidasi ini dan mendorong dinas-dinas untuk memperhatikan penyusunan laporan ini dengan sebaik-baiknya dan memberikan apresiasi kepada operator-operator yang menyusun laporan ini.

Kepala BPTP Lampung Sebagai Kepala Sekretariat UAPPA/B-W Provinsi Lampung Prof. Dr. Ir. Risfaheri, M.Si memberikan ucapan selamat datang dalam pembukaan konsolidasi ini.  tema kegiatan kali ini  ”Menuju Laporan Keuangan Kementerian Pertanian Tahun 2013 dengan Kualitas Terbaik” ujar beliau.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian yang disampaikan oleh Kepala Biro Perlengkapan dan Keuangan Kementerian Pertanian H. Firmauidin, SE.Ak menyampaikan Kementerian Pertanian melaksanakan Konsolidasi Laporan Keuangan di 33 Propinsi selama  dua tahap masing – masing selama 3 – 5 hari dengan melibatkan seluruh stakeholders di bidang pelaporan keuangan di masing-masing Provinsi dan Pusat.

Beliau juga mengajak semua pihak yang terlibat dalam penyusunan laporan keuangan Kementerian Pertanian untuk menaruh perhatian yang lebih serius dalam pelaksanaan konsolidasi guna tercapainya kualitas laporan keuangan Kementerian Pertanian yang lebih baik, sehingga mendapatkan opini “Wajar Tanpa Pengecualian”.

LAST_UPDATED2
 
Lokakarya Pengelolaan Sumberdaya Genetik PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Gohan O.M.   
Kamis, 19 Desember 2013 17:30

Bandar Lampung- BPTP lampung melakukan Lokakarya Pengelolaan Sumberdaya Genetik di Hotel Emersia, Bandar lampung (19/12/13).  Acara dibuka oleh Gubernur Lampung yang diwakili oleh staf ahli Gubernur Ir. Ansori, MT.

Sambutan dilakukan oleh Kepala BPTP Lampung Prof. Dr. Risfaheri, M.Si laporan pelaksananan kegiatan lokakarya .  lokakarya  Pengelolaan Sumberdaya genetic bertema “Pengelolaan Sumberdaya Genetika Pangan Lokal mendukung Ketahanan Pangan”

Dilanjutkan dengan sambutan kepala BBP2TP (Dr. Agung hendriadi, M.Sc). Beliau menyatakan bahwa tim pelaksana pengelolaan SDG spesifik lokasi di BPTP telah berusaha melaksanakannya dengan baik bahkan beberapa BPTP telah aktif melakukan sosialisasi hasil kegiatan ke stakeholders terkait.  Instansi terkait dengan pengelolaan sumber daya genetik di lapangan adalah Komisi Daerah SDG,  Pemda Provinsi, Perguruan Tinggi, Lembaga Penelitian di Wilayah Provinsi, Peneliti, penyuluh, Lembaga Swadaya Masyarakat, HKTI dan KTNA.

Lokakarya dan berbagai pertemuan dalam rangka Pengelolaan Sumber Daya Genetik di daerah sangat penting dilaksanakan karena selain terkait dengan upaya sosialisasi dan advokasi, juga untuk: a) Meningkatkan penguatan kelembagaan dan sinergitas antar Lembaga/Instansi dalam pengelolaan SDG daerah; b) Memperoleh database tentang inventarisasi dan validasi SDG di daerah; c) Mendapatkan informasi tingkat keberagaman SDG di daerah; d) Memperoleh informasi status SDG yang dapat digunakan sebagai bahan dalam penyusunan kebijakan pengelolaan SDG di daerah.

Keynote speaker oleh Ketua Komnas SDG /Ka balai besar Biogen Dr. Karden Mulia.    Beliau  Menyampaikan bahwa Rekomendasi dan Koordinasi Nasional diatur dengan Kepmentan no 1739/2012.  Jejaring Pengelola SDG  Pangan lokal  komnas SDG dan komda SDG yang melibatkan LPNK , kementerian terkait, LSM, perguruan tinggi dan pemda.

 
Workshop Pelaksanaan M-KRPL Tahun 2013 di Provinsi Lampung PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Administrator   
Jumat, 13 Desember 2013 17:44

workshop mkrplProgram Peningkatan Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat, sebagaimana diinstruksikan oleh  Presiden RI dan didukung oleh Peraturan  Gubernur tentang Gerakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumberdaya Lokal, di Provinsi Lampung telah dilaksanakan dua program penting yaitu:

a)    Model Kawasan Rumah Pangan Lestari di 14 kabupaten di Prov. Lampung diKoordinir oleh BPTP Lampung, dan

b)    Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) berbasis Sumberdaya Lokal, dikoordinir oleh BKP Provinsi dan Kabupaten

Untuk mengevaluasi ini maka Balai Pengakajian Teknologi Pertanian (BPTP) Lampung menyelenggarakan Workshop Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL) Tahun 2013 di Provinsi Lampung. Workshop dibuka oleh Kasi KSPP BPTP Lampung Agung Lasmono, SP.

Dilakukan juga pemaparan hasil Kegiatan KRPL P2KP prov. Lampung tahun 2013 dan rencana pelaksanaan KRPL P2KP tahun 2014 oleh Kepala BKP Prov. Lampung.  Dari BPTP Lampung dipaparkan juga Evaluasi Kegiatan M-KRPL di Provinsi Lampung tahun 2013 oleh koordinator M-KRPL Prov. Lampung Dra. Alvi Yani, M.Si

Dari workshop ini dapat penilaian tentang pelaksanaan M-KRPL. Beberapa kemajuan  yang telah dicapai dalam pelaksanaan program, antara lain :

  1. Program KRPL telah menurunkan pengeluaran rumah tangga kisaran Rp. 5.000- Rp 10.000/hari.
  2. Dibeberapa lokasi gerakan KRPL telah diikuti oleh masyarakat diluar KRPL (20-300%)
  3. Anggota KWT telah memasarkan hasi sayuran KRPL ke pedagang pengumpul, dan pasar tani
  4. Sekitar 75% KRPL telah mempunyai KBD yang terstruktur, dan
  5. Secara rata-rata 50% dari KBD telah melakukan pembibitan tersendiri

Kegiatan M-KRPL telah berjalan lancar Tetapi perlu beberapa perbaikan kedepan. Berdasarkan beberapa permasalahan yang didapat dalam workshop ini, pelaksanaan KRPL kedepan perlu perbaikan sebagai berikut:

  1. Dalam penataan pekarangan sebagai KRPL, masih perlu diluruskan pemahaman tentang cara pemanfaatan pekarangan sesuai luasan lahan. Sebagai Contoh untuk tanah yang luas, porsi penanaman sayuran di dalam polibag harus dikurangi dengan lebih mengutamakan penanaman pada bedengan.
  2. Pemanfaatan pekarangan saat ini masih belum optimal,  dikarenakan keterbatasan waktu anggota KWT, ke depan perlu keterlibatan seluruh anggota keluarga lainnya terutama bapak.
  3. Pendampingan dan pelatihan untuk masyarakat pengelola KRPL perlu dilakukan lebih intensif, terutama dalam hal teknologi budidaya dan teknologi pascapanen untuk penciptaan nilai tambah produk.
  4. Masih kurang koordinasi dengan aparat desa,  koordinasi dengan aparat desa perlu ditingkatkan,  agar program bisa selaras dengan program desa.
  5. Terbatasnya tenaga penyuluh pendamping, maka ke depan masyarakat perlu  lebih proaktif dalam  mencari informasi teknologi yang dibutuhkan.
  6. Kedepan dalam pengembangan KRPL perlu lebih dikembangkan komoditas pangan berbasis komoditas sumberdaya lokal.

Kepala BPTP Lampung Prof. Dr. Ir. Risfaheri, M.Si melakukan penutupan acara workshop tersebut dan memberi arahan kedepan dalam pelaksanaan M-KRPL agar berjalan lebih baik lagi.

LAST_UPDATED2
 
Menteri Pertanian Kunjungi M-KRPL Bandar Lampung PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Gohan, O.M.   
Rabu, 11 Desember 2013 22:57

menteri pertanian ke lampungLampung - Menteri Pertanian Dr. Suswono melakukan kunjungan Kerja ke Provinsi Lampung (11/12/13).  Disela sela kunjungannya ke lampung Menteri Pertanian meninjau Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (MKRPL) Kota Bandar Lampung di Raja Basa.

Menteri Meninjau dan menanyakan langsung manfaat yang dirasakan masyarakat yang memanfaat lahan pekarangannya. Rumah tangga yang menerapkan rumah pangan lestari  yang dikunjungi beliau mengatakan bisa menghemat pengeluaran keluarga sekitar 5 ribu-10 ribu Rupiah perhari.

Hal ini selaras  dengan Program Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL) yang merupakan program Kementerian Pertanian untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi  keluarga melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan secara lestari, dengan indikator nilai PPH masyarakat dan pendapatan keluarga.

Pada  tahun 2013 ini BPTP Lampung mulai melakukan pendampingan program M-KRPL di Kecamatan Rajabasa terhadap 20 kooperator dan sekarang berkembang menjadi 75 kooperator. M-KRPL Bandar Lampung di Kecamatan Rajabasa di lakasnakan di KWT Harapan Kita.  M-KRPL Badandar Lampung di Rajabasa ini sukses menjadi perwakilan dari Provinsi Lampung untuk ke tingkat Nasional.

Menteri juga menjadi narasumber dalam acara Seminar Nasional Pekan Teknik Pertanian Nasional V di Aula Museum Lampung.  Seminar ini diadakan oleh Himpunan mahasiswa Teknik Pertanian (Permatep) Universitas Lampung dengan tema “Peran teknologi tepat guna untuk mewujudkan pertanian Indonesia yang lebih baik”.

LAST_UPDATED2
 
Kebun Percobaan Fundamental Mengelola Pertanian PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Gohan, O.M.   
Selasa, 10 Desember 2013 18:55

Lampung - Hal yang paling fundamental dalam mengelola pertanian yaitu Kebun Percobaan, dan Sumberdaya manusia.   Maka yang harus dilakukan BPTP Lampung yaitu memakai kebun percobaan untuk:  1). Penelitian 2). Perbenihan  3). Pemanfaatan untuk bisnis yang dikerjakan koperasi.    Hal ini disampaikan Kepala Badan Litbang Pertanian pertanian Dr. Ir. Haryono, MSc  dalam arahannya saat melakukan kunjungan ke BPTP Lampung ( 10/10/2013).

Kepala Badan memandang bahwa Letak Provinsi Lampung sangat strategis. Jarak  yang dekat Jakarta sangat menguntungkan Provinsi Lampung karena sebagai sumber pangan dan benih pertanian untuk memenuhi kebutuhan Jakarta.   Semua provinsi harus jadi lumbung pangan, dimana  khusus  Lampung  memiliki spesifikasi berupa  lahan kering, lahan rawa dan lahan irigasi.

Tren Pertanian dunia kearah perbenihan, mekanisasi dan konservasi.   Arah kedepan Pertanian Modern yaitu 1). Biosience, 2). Penciptaan Inovasi dan teknologi dalam menghadapi perubahan iklim,  3). Pengunaan teknologi informasi komputer, ujar beliau.

Kepala Badan juga mengucapkan selamat kepada Kepala BPTP Lampung Prof. Dr. Ir. Risfaheri, M.Si yang baru bertugas di BPTP Lampung selama 3 bulan supaya mengembangkan BPTP Lampung  untuk lebih baik dan semakin maju.   Kepala badan meminta BPTP Lampung  untuk terus memberdayakan kebun percobaan untuk pembangunan pertanian.

LAST_UPDATED2
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com